Rest Area Religi Berdiri, Tambah Satu Lagi Amal Usaha Muhammadiyah Sulbar

Foto. Sulbarmu.com. : Ketua PW. Muhammadiyah Sulbar, Dr. Kyai Wahyun Mawardi, Tinjau Lokasi Bersama PD. Muhammadiyah Majene, di Sumakuyu, Desa Onang, Kecamatan Sendana, Majene, Sabtu, 06 Maret 2021.


SULBARMU.COM, MAJENE.-- Sebagai seorang Musafir tentu menginginkan hadirnya tempat persinggahan yang representatif, bersih dan nyaman. Hal itu disampaikan Ketua PW. Muhammadiyah Sulawesi Barat, Dr. kyai Wahyun Mawardi saat menghadiri rapat persiapan pendirian Rest Area Muhammadiyah, di Sumakuyu, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Majene, Sabtu (06/03/2021).

Dr. Kyai Wahyun Mawardi, mengatakan jarak tempuh dari Mamuju ke Makassar menjadi indikator sehingga hadirnya tempat singgah yang dilengkapi dengan rumah ibadah (masjid) sangatlah baik dijadikan peluang untuk meningkatkan perekonomian ummat.

"Bentuk keseriusan saya, ini sudah ketiga kalinya saya datang kesini mengawal pembentukan rest area. Kalau lembaga pendidikan, rumah sakit dan amal-amal usaha Muhammadiyah lainnya sudah hal biasa dibuat, tetapi rest area Muhammadiyah kayaknya belum ada, meskipun ada hanya hitungan jari saja", ujar Dr. Wahyun.

Dalam agenda tersebut, turut hadir Ketua LAZISMU Sulawesi Barat, Abdul Rahman Djafar, Kordinator DAI Bencana Sulbar, Furqan Mawardi, Ketua PD. Muhammadiyah Majene, H. Masyruk Muhammad Mahmud, Ketua PC. Muhammadiyah Tammerodo Rusman, dan undangan lainnya.

Muhammad Yakib selaku pemilik lokasi mengatakan masjid dan tempat persinggahan ini sudah delapan tahun berdiri yang dibagun secara mandiri, tanah ini merupakan tanah wakaf yang mewasiatkan agar tanah ini dibagun mushollah.

"Sebenarnya saya juga kader Muhammadiyah, saya pernah di kader di IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) sehingga ketika Ketua PWM Sulbar menyampaikan niat baiknya, saya langsung respon", tutur Muhammad Yakib.

Sekretaris PD. Muhammadiyah Majene, Muslim AT, berharap semoga dengan hadirnya rest area ini mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat. kemudian kedepan bisa jadi akan dibentuk ranting dan diikuti terbukanya cabang Sendana/Tubo, agar pengelolaan amal usaha lebih efektif dan terukur.

"Dengan suport dari PWM, kami tidak boleh berdiam diri, akan berupaya semaksimal mungkin baik dari segi finansial maupun pemikiran, bagaimana agar kita bergerak bersama. Gambaran kedepan rest area ini kita akan kembangkan menjadi Eko wisata soalnya masih ada lahan kosong didepan nantinya kita mau bangun, mini market Muhammadiyah", imbuhnya.

Sementara Ketua PD. Muhammadiyah Majene, H. Masyruk Muhammad Mahmud, mengatakan mudah-mudahan konfigurasi kelanjutan dari rest area di sumakuyu bisa terealisasi, sehingga Sulbar khususnya Majene bisa menyumbangkan dan menabah jumlah amal usaha Muhammadiyah.

"Alhamdulillah berkat prakarsa dari PWM Sulbar kita bisa sama-sama pikirkan kelanjutan program ini", pungkasnya.


Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments