Relawan Muhammadiyah : Catatan Dari Pusat Gempa

Doc. Sulbarmu.com : Tim Relawan MDMC Sulbar Bermain Bersama Anak-Anak di Tenda Pengungsian Pos Pelayanan Malunda, Rabu, 10 Februari 2021.

SULBARMU.COM, MAJENE.-- Pasca Gempa 6.2 M yang menguncang Sulbar (Majene - Mamuju) pada 15 Januari 2021 yang mengakibatkan rusaknya rumah warga dan fasilitas publik. Muhammadiyah dengan One Responenya mendirikan 5 Pos Pelayanan yang tersebar di 2 Kabupaten dan 5 Kecamatan di Mamuju dan Majene, terhitung mulai tanggal 19 Januari 2021 Muhammadiyah mendirikan Pos Layanan di Kecamatan Malunda Majene.

Hingga saat ini penerima manfaat Pos Layanan Muhammadiyah MDMC Malunda mencapai 5.000 jiwa yang disalurkan setiap harinya sejak Posyan dibuat, termasuk kegiatan Psikososial untuk menghilangkan dampak trauma pada penyintas pasca gempa.

Setiap harinya relawan Muhammadiyah mengemas paket sembako untuk disalurkan kepada para penyintas dan saat ini sebanyak 16 unit Hundar (Hunian Darurat) telah didirikan oleh tim shealter.

Kemudian setiap pagi hingga sore Tim Relawan yang bertugas sebagai Psikososial melakukan Trauma Healing di berbagai tempat untuk anak-anak penyintas, setelah itu dilanjutkan kegiatan keagaamaan pada malam hari ba'da magrib hingga menjelang Isya dengan kegiatan mengaji bersama di Pos Layanan.

Peristiwa demi peristiwa terus terjadi di Posyan MDMC Malunda, kadang anak-anaklah yang menghampiri tim relawan dengan mengenakan mukenah dan pakaian muslimnya dan bertanya, "kak mengajiki lagi ini malam kak ?".. "iya sebentarpi nah sholat dulu kakak" jawab salah satu relawan. begitulah yang terjadi setiap sore menjelang magrib.

Sama halnya pada pagi hari saat matahari baru saja terbit diufuk timur menampakkan sinarnya anak-anak datang membangunkan tim relawan yang kadang baru beberapa jam terlelap akibat begadang semalam karena mengerjakan data untuk dilaporkan ke Pos Koordinasi MDMC Sulbar, "Kak jadiki senam pagi ?".. teriak mereka dari luar pagar posyan "iye dek" jawab kami yang masih diselimuti ngantuk diatas mata.

Saat Sore tiba anak-anak tersebut telah menunggu di depan tenda posyan "kak menggambarki lagi kak ?"."kak mauka menggambar.", teriak mereka halus kepada kami "iye ayomi ke lapangan depan masjid..panggil temanta yang lainnah" kata Rahmat Koordinator Psikososial. "kak saya mauka main bola kak" teriak anak laki-laki lainnya kepada kami. "iya ayomi kelapangan"...."horeee..." teriak mereka dengan semangat sambil berlari menuju lapangan.

Kegembiraan dari anak-anak ini yang terlukis di senyum bibir mereka disetiap pertemuan dengan kami, meski harus tinggal dibawah tenda dan beralaskan tikar bersama keluarga mereka, mereka tetap ingin bermain dan belajar.



Penulis. : Agung Hidayat
Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments