Milad Muhmamadiyah Ke-108, ITBM Polman Jadi Tuan Rumah

Foto. Sulbarmu.com. : Aisiten 1 Bidang Pemerintahan, Drs. M.H. Natsir, Ketua PW. Muhammadiyah Sulbar, Kyai Wahyun Mawardi, Staf ahli Bupati Polman, Alimuddin, Ketua PDM Polman, H. Azis Ghozal, Ketua BPH ITBM Polam, H. M. Yusuf Tuali, Rektor ITBM Polman, Ir. H. Baharuddin Bando, Saat Mengahadiri Acara Milad, Wonomulyo Minggu, 22 November 2020.


SULBARMU.COM, POLMAN.-- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Polewali Mandar kembali menjadi tuan rumah milad muhammadiyah ke-108.

Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Muhammadiyah Polman mendapat mandat sebagai pelaksana resepsi milad muhammadiyah ke-108, yang bertempat di gedung Rektorat ITBM Polman, Wonomulyo Minggu, (22/11/2020).

Dalam Acara tersebut turut hadir secara virtual, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Dadang Khamad, M.Si, hadir secara langsung yang mewakili Gubernur Sulbar, Asisten satu Bidang Pemerintahan sekaligus pejabat sementara (Pjs) Bupati Majene, Drs. H.M Natsir, MM, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulbar, Kyai Wahyun Mawardi beserta rombongan, Staf Ahli Bupati Polman, Alimuddin, S.Pd.,M.Si, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Polewali Mandar, Ketua BPH ITBM Polman beserta jajaranya, Rektor ITBM Polman dan Civitas Akademika.

Rektor ITBM Polman yang juga sebagai Ketua Panitia Milad Muhammadiyah, Ir. Baharuddin Bando dalam laporannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh komponen yang telah hadir mengikuti acara milad baik yang secara langsung maupun virtual.

Ketua PW. Muhammadiyah Sulbar, Kyai Wahyun Mawardi menyampiakan ucapan terimakasih atas kesediyaan ITBM Polman yang baru seumur jagung sebagai tuan rumah milad Muhammadiyah. Ia mengatakan dengan hadirnya perguruan tinggi di Polman ini, warga dan persyarikatan tidak usah jauh-jauh lagi menyekolahkan anaknya, sebab sudah ada amal usaha yang representatif dan SDM nya tidak kalah dengan yang lainnya.

"Tentu kita patut bersyukur, diusia yang ke-108 ini muhammadiyah masih terus eksis dengan gerakannya, bahkan sudah go internasional,"ucap Kyai Wahyun.

Sementara Asisten Satu Bidang Pemerintahan Prov. Sulbar, H.M. Natsir, mengatakan gerakan ini sudah dilihat secara nyata, dimana memajukan kehidupan bangsa, mulai di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial. Olehnya itu tentu pemerintah berterimakasih atas sumbangsi yang telah diberikan, apalagi dengan hadirnya ITBM ini potensi yang dimemiliki bisa dikelola secara maksimal oleh para alumni nantinya.

"Alhamdulillah, kita disulbar ini termaksud bersyukur, sebab dimasa pandemi ini kita memiliki pertumbuhan ekonomi cukup terkendali, sebab sektor pertanian dan perkebunan terus produktif,"ucapnya.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Dadang Khamad, M.Si mengatakan dimilad muhammadiyah ke-108 tahun ini penting untuk meneguhkan gerakan. Muhammadiyah Sulbar berkewajiban untuk meneruskan tita perjuangan sebagai gerakaan keagamaan, tajdid, reformis dan modernis.

Kemudian dalam dakwah muhammadiyah harus membawa pesan kedamaian dan dakwah yang menggembirakan. Kyai Ahmad dahlan mengingatkan agama itu pada awalnya bersinar namun makin lama makin redup bukan agamanya yang redup tetapi pengikutinya/orangnya.

"Saya mengajak semua pihak, untuk menebar dan menunjukkan nilia-nilai kebaikan. Muhammadiyah dalam pandemi ini harus menjadi solusi," terangnya.


Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments