Resmi dibuka, Musywil Pemuda Muhammadiyah Lahirkan Gagasan Memajukan Sulbar

Foto. Sulbarmu.com : Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sulawesi Barat, Firman Haris, di Aula Maleo Town square (Matos), Minggu, 16 Agustus 2020.  

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Musyawarah Wilayah (Musywil) Pemuda Muhammadiyah Ke-3, dengan tema "Menggembirakan Dakwah Islam, Memajukan Sulawesi Barat", berlangsung di Aula Maleo Town square (Matos), Sabtu (15/08/2020).

Kegiatan yang dihadiri oleh Sekertaris Jendral Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Zulfikar, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, Kiai Wahyun Mawardi, Pimpinan Aisyiyah Sulbar, Gubernur Sulawesi Barat yang diwakili oleh Sekretaris Provinsi, Dr. Muhammad Idris, Kepala Perwakilan Ombudsman Sulawesi Barat, Lukman Umar, Ketua Bawaslu Sulawesi Barat, Sulfan Sulo, Ketua GP Ansor Sulbar, Sudirman Az, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mamuju, H. Hasbullah Quraisy, Ketua KNPI Mamuju dan Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju, Dr. Muchtar Baso.

Dalam sambutannya Ketua Pimpinan Pemuda Wilayah (PWPM) Sulawesi Barat, Firman Haris meyakini kedepan kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah Sulbar akan maju, itu bisa dilihat dari generasi saat ini yang didominasi dari kaum muda, sehingga tema yang diusung sangat tepat dalam membawa pemuda muhammadiyah menjadi maju.

"Permohonan maaf secara pribadi kepada semua teman-teman pimpinan apa bila selama di kepemimpinan ini ada salah dan khilaf, kemudian ucapan terimakasih atas panitia yang telah mengawal pelaksanaan musywil ini," kata Firman.

Foto. Sulbarmu.com : Foto Bersama.

Ahmad Zulfikar, Sekertaris Jendral Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, dalam sambutannya menyampaikan sebagai kader, pemuda muhammadiyah mestinya menjadi atlit melenial yang memberikan contoh pada aspek bersikap dan beretika sesuai gerakan muhammadiyah, menurutnya gerakan ini harus dilandasi dengan firman Allah SWT pada surah As-Saf ayat 4 yang artinya, Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalannya dal barisan yang teratur seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

"Pemuda Muhammadiyah kedepan harus memiliki gagasan yang mesti dikembangkan" tutur Ahmad Zulfikar.

Sementara Sekertaris Provinsi (Sekprov), Dr. Muhammad Idris, mengatakan apa yang menjadi tema pada musywil ini sejalan dengan visi sulawesi barat yakni membawa dakwah yang maju dan malaqbi.

"Kita tau Indeks pertumbuhan manusia (IPM) kita dari semua daerah tertinggal, sehingga untuk mengangkat tidaklah mudah. Guru kita masih terbelakang, pendidikan tertinggal, sarana tidak memadai, apalagi dari sistem digital, masih banyak anak-anak kita yang mencari signal diatas pohon lalu memakan korban," tuturnya.

Ini baru dalam konteks IPM belum yang lain lagi, masih banyak menjadi PR di Sulbar, tambahnnya.

"Pekerjaan kami harus mengenjot dan memacu agar bisa bersinergi kepada semua pihak. Saya sudah sampaikan ke setiap OPD yang ada di Provinsi dalam hal ini Kepala dinas, harus mau dikritik demi pengemabngan daerah kita. Jadi kalau ada pihak yang tidak mau dikritik maka itu terbelakang," ucap Dr. Muhammad Idris.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments