Gelar Dialog Kader, Lukman Umar : Jangan Lupakan Sejarah

Foto. Sulbarmu.com : Kepala Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sulawesi Barat, Lukman Umar, Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo, Senior IMM, Kaharuddin, di Aula Hotel Tamborang, Sabtu, 15 Agustus 2020.


SULBARMU.COM, MAMUJU.-- "Peran Pemuda dalam Prespektif Kebangsaan", merupakan tema Dialog Kader digelar saat pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Musywil) Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Barat ke-3, di Aula Hotel Tamborang, Sabtu (15/08/2020).

Kepala Perwakilan Ombudsman Sulawesi Barat, Lukman Umar, dan Ketua Bawaslu Sulawesi Barat, Sulfan Sulo, menjadi Narasumber yang dipandu oleh Senior IMM, Kaharuddin selaku moderator dalam dialog tersebut.

Mengawali dialog Sulfan Sulo membeberkan pertama kali mengenal Muhammadiyah saat ia dikader di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Makassar, pada saat itu Lukman Umar menjabat sebagi sekertaris umum Pimpinan Cabang Kota Makassar.

"Ketika di sulbar yang ajak saya berpemuda muhammadiyah adalah Pak Lukman, dan waktu itu tidak seperti sekarang yang sudah banyak kader, kalau dulu susah cari kader, jadi ya kita jalan bersama dalam


Kemudian, Lukman Umar, dalam materinya yang membahas sejarah pembentukan pemuda muhammadiyah sulawesi barat mengatakan tidaklah mudah, menurutnya butuh perjuangan dan pengorbanan, bukan saja waktu tetapi darah dan air mata merupakan saksi perjalanan untuk membentuk pemuda muhammadiyah sulbar hingga saat ini.

"Mungkin ada yang baca status saya difacebook. Terus terang melihat situasi saat ini saya masih melek, sehingga setelah saya sudah sampaikan keresahan ini semoga nantinya saya bisa sedikit tertidur lelap," ucap Lukman Umar.

Kemudian tidak hanya pemuda muhammadiyah saja, ada tiga lagi remomendasi menjadi tenggung jawab agar bisa segera dibentuk di sulbar diantaranaya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Nasiatul Aisyiyah.

"Dari ke-empat rekomendasi yang saya pegang dan saya bentuk, sehingga inilah merupakan awal pembentukan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Barat, yang saat itu muhammadiyah diperhitungakn dan mendapat posisi strategis," ujarnya.

"saya berharap kader pemuda muhammadiyah tetap menjaga integritas," tegasnya.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments