Enam Dosen STIEMM Lolos Peneliti Nasional : Kemendikbud Berikan Bantuan

Foto Sulbarmu.com : Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju, Dr. Muchtar Baso, Mewakili Kemendikbud Serahkan Bantuan Dana Hibah Penelitian Kepada Kaharuddin Salah Satu Dosen Penerima Bantuan, Selasa 25 Agustus 2020.


SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Setelah tahun lalu meloloskan tiga dosen, tahun ini Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Mamuju, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) kembali menerima dana hibah penelitian 6 dosen pemula (PDP) dari Kemendikbud tahun anggaran 2020.

Dr. Muchtar Baso selaku Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju mewakili kemendikbud menyerahkan dana hibah penelitian yang digelar di Aula Kampus 2 STIE Muhammadiyah Mamuju, Selasa (25/08/2020).

Adapun nama-nama dosen penerima yakni, Kahruddin, Suryansyah, Arsyad, Abdul Rajab, Ramli, Reski Noviani.

Ketua Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LPPM) STIE Muhmamadiyah Mamuju, H. Hasbullah Quraisy mengatakan
dana hibah penelitian dosen pemula di berikan oleh Kemendikbud sudah melalui seleksi dan verifikasi.

Foto. Sulbarmu.com : Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju Bersama Penerima Bantuan Dana Hibah Penelitian Dari Kemendikbud.

Menurutnya ada 7 judul proposal yang telah dikirim dan yang dinyatakan lolos 6 proposal. Penelitian dosen pemula dilaksanakan tiap tahun oleh Kemendikbud dan diseleksi secara nasional. Tahun lalu STIE Muhammadiyah Mamuju meloloskan 3 judul proposal, dan alhamdulillah tahun ini meningkat jadi 6 judul proposal yg lolos.

"Dari enam judul proposal yang lolos, kemendikbud memberikan bantuan Rp 108.660.00, yang masing-masing dosen nilai bentuannya bervariasi, mulai dari yang terendah Rp 15.580.00 sampai yang tertinggi Rp 19.890.000," ucapH. Hasbullah Quraisy

Selaku salah satu Dosen Penerima, Kaharuddin mengucapkan rasa syukur, sebab dari enam proposal penelitian yang diajukan dan diterima, namanya masuk nominasi. Ia mengatakan secara pribadi berharap secara kapasitas dosen memang dituntut untuk selalu melakukan proses peningkatan kualitas diri, tentu kampus memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasinya, sebab STIE Muhammadiyah Mamuju sudah bukan lagi menembus kompetisi-kompetisi dalam negeri, tetapi suatu saat sudah bisa menembus skema riset luar negeri atau skema yang lebih besar lagi.

"Kami diberi waktu atau target pelaporan penelitian sampai 8 Oktober, kemudian tanggal 10 Desember laporan akhir," tutur Kaharuddin

Sementara Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju, Dr. Muchtar Baso mengatakan alhamdulillah tahun ini ada 6 judul proposal yang lolos, setelah tahun lalu ada tiga dosen juga yang diterima, berarti terjadi peningkatan. Hal Ini membuktikan Dosen STIE Muhammadiyah Mamuju sudah bisa bersaing secara nasional.

"Kita harus memacu kualitas dosen dalam menjalankan misi perguruan tinggi yakni penelitian, sehingga nantinya dosen yang meningkatkan kinerja penelitian akan berdampak pada prestasi kampus juga," tutur Muchtar.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments