Haedar Natsir : Hentikan Pembahasan RUU HIP

Foto : Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. DR. KH. Haedar Natsir, M.Si, Saat Membuka Acara Tanwir, Ahad, 19 Juli 2020.


SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Natsir meminta Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) sebaiknya dihentikan dan tidak dilanjutkan, sebab pesan yang terkandung didalamnya tidak menyilaikan konsep keagamaan dan kebangsaan.

Hal tersebut diucapkan saat membuka acara Tanwir Muhammadiyah melalui zoom telekonfrensi video, Ahad (19/07/2020).

Menurut Haedar mendahulukan persoalan yang penting dan mendesak itu lebih baik dan utama dibanding persoalan yang perlu dikaji lagi, dan mestinya mengesampingkan persoalan yang mestinya bisa ditunda.

"Saat ini kita prihatin secara moral dan berkebangsaan, olehnya itu Muhammadiyah memberikan dorongan, solusi dan kritikan terkait kondisi kebangsaan, sebab islam harus menjadi solusi. Rancangan undang-undang HIP harus dihentikan, pemerintah harus fokus dalam menyelesaikan covid-19," ujar Haedar.

"Dalam konteks Islam menyelamatkan satu nyawa sama dengan menyelamatkan dan memberi kehidupan seluruh ummat manusia," tambahnya.

Dalam kontes kenegaraan dan kebangsaan serta keagamaan Muhammadiyah tetap memegang teguh pada prinsip-prinsip kepribadiannya.

"Saya mengutip pesan Ahmad Dahlan, menjaga dan memelihara Muhammadiyah bukanlah suatu perkara yang mudah. Karena itu aku senantiasa berdoa setiap saat hingga saat-saat terakhir aku akan menghadap kepada Illahi Rabbi. Aku juga berdoa berkat dan keridlaan serta limpahan rahmat karunia Illahi agar Muhammadiyah tetap maju dan bisa memberikan manfaat bagi seluruh ummat manusia sepanjang sejarah dari zaman ke zaman," ucap Haedar Natsir.


Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments