Merespon Pilkada Serentak, IMM Mamuju Gelar Diskusi Daring

Foto. : Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo, Komisioner KPU Sulbar, Farhanuddin, Ketua Bidang Hikmah DPD IMM Sulbar, Ilham, Ketua Umum IMM Cabang Mamuju, Mursalim, Sabtu 11 Juli 2020.

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Menakar Tingkat Partisipasi Masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di tengah Covid-19, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Mamuju menggelar diskusi Daring melalui via zoom meeting, sabtu (11/07/2020).

Dalam diskusi tersebut menghadirkan tiga narasumber yakni, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Barat, Sulfan Sulo, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, Farhanuddin dan Ketua Bidang Hikmah dan Media DPD IMM Sulbar, Ilham.

Mengawali pembahasan dalam diskusi virtual tentang partisipasi masyarakat, Komisioner KPU Sulbar Farhan menjelaskan partisipasi merupakan keikutsertaan setiap individu dalam mendukung seluruh rangkaian pemilu. Ia memaparkan mengenai kesiapan Pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 termasuk hal urgen seperti payung hukum untuk melanjutkan tahapan kepemiluan telah siap.

"Termasuk kesiapan regulasi atau aspek kerangka hukum untuk menyelenggarakan Pilkada 2020 sudah siap. Peraturan KPU juga sudah siap," tutur Farhan.

Selain itu lembaga yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pilkada pun sudah dibentuk mulai dari tingkat pusat hingga kecamatan.

Namun, masih jadi pekerjaan saat ini ialah melakukan pemutakhiran data serta anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang belum direkrut.

PKPU pilkada di tengah pandemi ini bukan hanya mengatur tahapan pemungutan dan penghitungan suara, melainkan juga mengatur setiap tahapan termasuk penggunaan protokol kesehatan dari pihak penyelenggara dan masyarakat.

KPU akan memastikan substansi dari PKPU itu sesuai dengan protokol kesehatan yang disusun Kementerian Kesehatan maupun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Disisi lain, Sulfan Sulo selaku Ketua Bawaslu Sulbar, menerangkan terkait tugas dan wewenang dalam proses penyelenggaraan pemilihan. Salah satunya adalah fungsi pencegahan, sehingga Bawaslu sebagai lembaga pengawas akan memantau seluruh rangkaian pemilihan utamanya pilkada yang akan dilaksanakan Desember mendatang. Pihaknya akan memastikan agar tahapan pemilihan dapat dipantau secara bersama-sama seperti penggunaan protokol kesehatan karena hal tersebut sudah diatur dalam peraturan KPU.

Sememtara Ketua DPD IMM Bidang Hikmah dan Media, Ilham mengatakan, ditengah covid-19 ini tantangan tersendiri bagi penyelenggara untuk tetap meningkatkan partisipasi masyarakat atas keikutsertaanya dalam pemilihan, sebab tugas penyelenggar harus lebih meyakinkan kepada masyarakat bahwa pilkada berjalan sesuai protokol kesehatan.

"Khusus pemuda dan mahasiswa kalau saya melihat saat ini tingkat partisipasi dan keterlibatannya dominan singnifikan, ini dibuktikan kebanyakan yang mengisi kursi penyelenggara pemilu dan tim-tim pemenangan itu dari kalangan muda, jadi tentu tersosialisasikan dengan baik,"katanya.

Lebih lanjut Ia menerangkan "bagi pemuda dan mahasiswa yang tidak terlibat dalam penyelenggara dan tim pemenangan kewenangan kita adalah mengawasi agar pilkada berjalan dengan jujur dan adil," tambahnya

Mursalim selaku ketua IMM Mamuju, menjelaskan bahwa pihaknya telah siap mengawal pemilukada 2020 baik dari sisi penyelenggara maupun pengawasan dalam proses pemilihan.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments