Satu-Satunya Jurusan Di Mamuju, SMK Membuka PPDB Online

Foto Sulbarmu.com : Ilham, Kepala SMK Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju.


SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tata Busana Muhammadiyah Mamuju, membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) secara Online pada 8 Juni mendatang.

Pendaftaran PPDB yang merujuk pada surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Barat tentang petunjuk tekhnis penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2020/2021 memiliki empat jalur, yakni Jalur zonasi, afirmasi, prestasi dan perpindahan orang tua/wali.

"Jurusan yang kami buka prospek pasar kerja sangat menjanjikan, sebab lulusannya dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja, apalagi saat ini satu-satunya jurusan yang ada di Mamuju," ucap Ilham Kepala SMK Muhammadiyah Mamuju.


Dalam komentarnya Ilham mengatakan SMK Muhammadiyah Mamuju hanya membuka satu rombongan belajar (rombel) dengan daya tampung maksimal 20 siswa. Jika kuota itu terpenuhi maka sebelum tanggal penutupan PPDB yang ditetapkan pemerintah, maka penerimaan akan ditutup.

"Alhamdulillah tercatat sudah ada sekitar 11 orang yang mendaftar baik yang mengambil formulir maupun yang baru pesan, tinggal 9 target yang harus terpenuhi, apa bila sudah memenuhi kita akan laksanakan tes online bagi calon peserta didik," tuturnya.

Sementara Direktur Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, Kiai Wahyun Mawardi mengatakan bagi peserta didik di SMK Muhammadiyah tidak hanya dibekali dengan keterampilan atau skill dibidangnya saja, tetapi juga dibekali pendidikan agama (karakter) yang kuat seperti menghafal quran (Tahfidz), bahasa arab, fikih, Tariqh, akidah akhlak dan al-quran hadits. 


Disamping itu agar nilai-nilai karakter islami itu bisa diterapkan dalan kehidupan sehari-hari kami juga menyiapkan fasilitas asrama/pondok bagi siswa/santri yang ingin mondok.

"Alhamdulillah baru-baru ini siswa kami berkonstribusi dalam hal memproduksi alat perlindung diri (APD) berupa masker yang dibagikan secara gratis. upaya ini dilakukan selain untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker ditengah naiknya harga dipasaran, juga untuk memutus rantai penyebaran covid-19," ujar Kiai Wahyun Mawardi.




Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments