Pra Rapat Pleno, PWM Sulbar Mengunjungi SMK Muhammadiyah Wonomulyo,

Foto Sulbarmu.com. : Ketua PWM Sulbar, Kiai Wahyun Mawardi Bersama Ketua Majelis Dikdasmen Sulbar, Dr. Andi Yasin, Ketua PDM Polman, H. Aziz Gozal, dan Kepala SMK Muhammadiyah Wonomulyo, Syamsuddin Saat Acara Silaturahim, Senin 01 Juni 2020.

SULBARMU.COM, POLMAN.-- Ketua Wilayah Pimpinan Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, Kiai Wahyun Mawardi beserta rombongan mengunjungi SMK Muhammadiyah Wonomulyo, Polewali Mandar, Senin, (01/06/2020).

Kunjungan kali ini merupakan silaturahim antara pimpinan wilayah dan pengelola sekolah dalam rangka melihat perkembangan dan kemajuan amal usaha muhammadiyah yang ada di Polman.

Kepala SMK Muhammadiyah Wonomulyo, Syamsuddin, mengucapkan selamat datang kepada Ketua Pimpinan Wilayah beserta rombongan, yang telah menyempatkan waktunya untuk berkunjung disekolah kami, semoga kehadiran bapak pimpinan dapat memberikan semangat, motivasi dan pencerahkan bagi guru-guru, staf dan pengelola sekolah.

Syamsuddin dalam sambutanya mengutarakan sejarah dan kemajuan-kemajuan SMK Muhammadiyah dari berdirinya hingga sekarang, menurutnya SMK Muhammadiyah Wonomulyo pertama kali didirikan pada tahun 2004 dalam kondisi yang memprihatinkan dengan jumlah siswa sekira 7 orang. Jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai 200 siswa, dan alhamdulillah saat ini dimasa kepemimpinannya dari 200 siswa kini sudah ada 460 siswa.

"Alhmadulillah atas dukungan dan suport dari pimpinan daerah muhammadiyah (PDM) Polman, guru-guru dan staf yang saling bahu-membahu dengan izin Allah sekolah ini berkembang dan meningkat," ucap Syamsuddin.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Polman, H. Azizi Gozal, mengatakan
sebelum berdirinya SMK, awalnya itu telah ada SMA Muhammadiyah, entah mengapa pada saat itu SMA bisa mati, sehingga pada tahun 2004 kembali berinisiatif menghidupkan SMA dengan merubah namanya menjadi SMK Muhammadiyah.

"Saya berharap Kepada ketua Wilayah untuk memberikan pencerahan kepada kita semuanya, agar tetap kompak, sebab jika tidak ada kekompakan maka tidak akan ada kemajuan," ujar H. Aziz Gozal.

Sementara Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulbar, Dr. H. Andi Yasin, mengungkapkan
dalam menjalankan amanah persyarikatan tentu akan menumukan masalah, namun masalah tersebut haruslah diselesaikan secara kekeluargaan dengan menjunjung kekompakan, tidak akan bisa besar suatu lembaga atau organisasi jika selalu melihat kebelakang, sesekali bisa, tetapi sebagai pembelajaran agar kesalahan yang dibuat tidak terulang kembali.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulbar dalam amanahnya mengutarakan sebenarnya ia tidak ingin keluar rumah ditengah pandemi covid-19, namun ini persoalan penting demi keberlangsungan amal usaha Muhammadiyah kedepannya, kami bersama rombongan tetap mengikuti protokol kesehatan, pakai masker, selalu jaga jarak dan selalu cuci tangan.

Dalam kegiatan silaturahim tersebut ia ingin langsung mendengar pendapat dari pengelola, guru dan staf SMK Muhammadiyah Wonomulyo terkait perkembangan sekolah selama ini, sehingga nantinya bisa menimbang setiap keputusan yang akan diambil.

"Terus terang saya datang ke sini bukan tidak percaya kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Polman, namun demi untuk lebih memantapkan kepercayaan saya, apa lagi beberapa anggota pimpinan wilayah lainnya memang belum pernah mengunjungi SMK ini," tutur Kiai Wahyun.




Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments