SMP Muhammadiyah Mamuju Program Wajib Mondok Tahun Ini

Foto Sulbarmu.com : Basir Badul, Kepala SMP Muhammadiyah Mamuju, Rabu, 03 Juni 2020.

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP Muhammadiyah Mamuju tahun ini mewajibkan untuk mondok. Hal tersebut diucapkan, Basir Badul selaku Kepala Sekolah saat ditemui diruang kerjanya, Rabu, (03/06/2020).

menurutnya sudah tahun kedua kebijakan mondok telah direalisasikan, namun ditahun pertama masih memberikan kelonggaran sekitar 20 persen dari jumlah santri yang tidak ikut mondok, tetapi setelah melihat perkembangan dari peserta didik, dapat disimpulkan bahwa pembinaan akan lebih efektif dan maksimal jika diasramakan.

"Di Sekolah kita ini ada program khusus bagi santri, yakni menghafal Al-quran (tahfidz), tentu kosentrasi santri akan buyar jika digabungkan dengan siswa yang tidak mondok, sebab masa peralihan dari anak-anak menjadi remaja itu selalu ingin ikut-ikutan, lagi pula sangat mudah membina santri yang mondok," tutur Basir.


Sampai saat ini siswa yang mendaftar di SMP Muhammadiyah Mamuju sudah mencapai 12 orang dari target sekira 15 santri yang akan diterima. Jika kuota tersebut terpenuhi maka penerimaan akan ditutup. imbuhnya.

lebih lanjut Basir menjelaskan batas akhir pendaftaran bagi siswa yang ingin bersekolah di SMP Muhammadiyah Mamuju 26 Juni 2020, yang selanjutnya akan dilaksanakan tes secara online.

"Kami sengaja membatasi santri yang akan diterima, sebab selain memang hanya menerima satu rombongan belajar (rombel), juga pembangunan bagi asrama putra sementara dikerjakan, kalau asrama sudah jadi, insyaallah tahun depan bisa menerima lebih banyak lagi," kata Basir.

Sementara Direktur Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, Kiai Wahyun Mawardi, membenarkan apa yang diutarakan Kepala SMP Muhammadiyah Mamuju tentang mewajibkan siswa untuk mondok. Ia menjelaskan Pondok Pesantren Modern MBS At-tanwir Mamuju tahun ini akan membangun pondok tahfidz dan asramanya. Tidak tanggung-tanggung Kiai Wahyun Mawardi akan merekrut muhafidz dan muhafizah yang berkompeten dari luar sulawesi sebagi bentuk keseriusan dalam mengembangkan amal usaha muhammadiyah dengan motto unggul, mencerahkan dan berkemajuan.


"Kita harus bergerak cepat, setau saya saat ini belum ada pondok pesantren yang benar-benar unggul di sulawesi, kebanyakan diluar pulau sulawesi, ini adalah kesempatan kita untuk berkereasi dan berinovasi untuk menjadikan MBS At-tanwir Mamuju sebagai pusat pendidikan yang berbasis pondok pesantren modren dan unggul di sulawesi," ujarnya.

Hanya saja butuh perjuangan dan pengorbanan, sehingga apa yang menjadi tujuan kita ditengah hambatan, ujian dan cobaan dapat teratasi atas izin dari Allah SWT. terangnya.




Editor. :Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments