MBS At-tanwir Mamuju Buka PSB Online, Mudir : Jika Target Terpenuhi Maka Tutup Penerimaan

Foto : Direktur Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, Kiai Wahyun Mawardi, Sabtu 30 Mei 2020.


SULBARMU.COM, MAMUJU.--Pondok Pesantren Modern (Ponpes) Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju membuka Pendaftran Santri Baru (PSB) Online tahun ajaran 2020-2021 sejak Pebruari lalu, Sabtu (30/05/2020).

Jenjang pendidikan yang dibuka yakni tingkat sekolah dasar (SD) sekolah menengah pertama (SMP) sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Ditargetkan tahun ini masing-masing tingkatan hanya menerima satu rombongan belajar (Rombel). SD berjumlah 28 orang, SMP, SMA dan SMK maksimal 20 orang pendaftar.

"Alhamdulillah MBS tahun ini mendapat kepercayaan dari masyarakat semakin meningkat, khusus SD target yang sudah ditetapkan melebihi kapasitas, demikian pula dengan SMP, SMA dan SMK mudah-mudahan target itu bisa tercapai," ucap Kiai Wahyun Mawardi selaku Direktur MBS At-tanwir Mamuju.


Animo masyarakat terhadap MBS ini cukup tinggi, sehingga mengharuskan panitia penerimaan untuk menyeleksi peserta didik baru yang mau mondok. Peminat peserta didik masuk ke MBS tahun ini kebanyakan berlatar ekonomi menengah keatas dan berlatar belakang keluarga PNS, imbuhnya.

Lebih lanjut Kiai Wahyun mengatakan, ini sudah tahun ketiga (Ponpes) MBS At-tanwir Mamuju telah berdiri dan mendapat pengakuan dari kementrian Agama dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Disamping pemenuhan kelengkapan fasilitas, baik berupa sarana dan prasaran, tenaga pengajar, pembina dan pengasuh agar proses belajar mengajar jadi nyaman, realisasi program-program unggulan secara rutin alhamdulillah berjalan maksimal, terkhusus tahfidz (penghafal Al-quran) MBS tahun ini akan membuka kelas khusus Tahfidz dan di kota Mamuju ini MBS At-tanwir sudah dikenal memiliki program Tahfidz.

"Semua program unggulan tesebut akan dipadukan secara integratif antara kurikulum Diknas, Kemenag ( Ponpes) dan Al Islam Kemuhammadiyahan (Ismuba). Nantinya bagi yang mondok akan mendapatkan dua ijazah, ijazah sekolah dan pondok," tutur Kiai Wahyun Mawardi.

Kemudian bagi santri yang berprestasi tersedia beasiswa persyarikatan untuk lanjut sampai ke perguruan tinggi Muhammadiyah, seperti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), juga kami sudah punya MoU dengan PCIM yang siap memfasilitasi lanjut di universitas Al Azhar Mesir, Akunya.




Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments