Putus Penyebaran Covid-19, MCCC Sulbar Bangun Sinergitas Dan Masifkan Gerakan Sosialisasi Pencegahan

Foto : Rapat MCCC Sulawesi Barat Bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, Melalui Telekonfrensi Video, Kamis 09 April 2020.


SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Pandemi corona virus (Covid-19) telah mengancam seluruh negara di dunia. Jumlah penyebaran virus yang sangat cepat menuntut semua pihak berupaya untuk mencegah agar tidak semakin banyak orang yang tertular.

Tidak hanya pemerintah, kelompok-kelompok masyarakat juga penting untuk terlibat dalam membantu pencegahan penyebaran virus. Ketika wabah ini mulai merambah ke Indonesia, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar Indonesia telah siap ikut serta membantu pemerintah pusat untuk menghadapi wabah ini.

Pada tanggal 5 Maret 2020 lalu, Muhammadiyah membentuk tim khusus sebagai pusat koordinasi untuk melakukan program-program pencegahan dan penyembuhan dari virus corona 2019 ini. Nama tim ini ialah Muhammadiyah Covid-19 Command Center atau disingkat (MCCC).

Pembentukan tim ini merupakan sebuah tindak lanjut dari penugasan kepada Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk melakukan koordinasi. Tim ini kemudian berisi perwakilan dari ‘Aisyiyah, LAZISMU, Majelis Pendidikan Tinggi dan Penelitian Pengembangan (DIKTILITBANG), Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (DIKDASMEN), Majelis Tabligh, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA), Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TPSM), dan Pemuda Muhammadiyah.

Secara garis besar tugas dari Tim MCCC ini ialah pencegahan yaitu berupa edukasi dan kesehatan masyarakat, mitigasi, pengobatan, dan terakhir psikososial. Terkait dengan edukasi, MCCC berupaya untuk memasifkan informasi-informasi terkait Covid-19 ini ke seluruh lapisan masyarakat. Edukasi ini dilakukan baik secara langsung kepada masyarakat maupun secara online di platform digital.

Foto : Tim MCCC Sulawesi Barat Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Kampus STIE Muhammadiyah Mamuju.

Terkait edukasi secara langsung pada masyarakat, MCCC mengupayakan informasi tersebar soal Covid-19 ini hingga ke ranting-ranting Muhammadiyah di pelosok daerah. Salah satunya dengan cara berkoordinasi dengan masjid-masjid di daerah untuk menyampaikan informasi terkait wabah ini. Terutama anjuran untuk menghindari kerumunan dan harus banyak berada di rumah, termasuk dalam hal ini meniadakan sementara ibadah-ibadah yang biasanya dilakukan berkerumun atau berjama’ah seperti ibadah shalat wajib berjama’ah dan shalat Jum’at.

Menaggapi hal tersebut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCC) Sulawesi Barat dengan menerbitkan surat keputusan (SK) yang diketuai oleh Rusli, SE.,M.AP, dan menugaskannya membentuk tim MCCC di setiap daerah se Sulawesi Barat.

Dalam rapat telekonfrensi video yang di gelar pada kamis 9 April 2020 sore tadi, Ketua MCCC Sulawesi Barat, Rusli, SE.,M.AP, melaporkan langkah awal yang dilaksanakan dalam menghadapai pandemi covid-19 adalah dengan membentuk MCCC disetiap daerah meskipun belum rampung seratus persen. Kemudian melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa titik didalam kota mamuju, seperti rumah ibadah, pasar, amal usaha muhammadiyah, rumah masyarakat dan warga muhammadiyah.

"Sesuai instruksi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulbar, kami sudah membentuk MCCC disetiap daerah dan melaksnaakan penyemprotan disinfektan dibeberapa titik yang tersebar di kota Mamuju, disamping itu kami dan Lazizimu Mamuju bekerja sama membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Sementara Ketua Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, Kiai Wahyun Mawardi, S.Ag.,M.Pd, mengatakan mata rantai penyebaran dan penularan covid-19 ini harus segera dan secepat mungkin diputus, itu bisa diwujudkan apabila tingkat kesadaran masyarakat mulai muncul, dan tugas MCCC adalah mensosialisasikan ke masyarakat secara menyeluruh terutama kepada warga muhammadiyah. Pembentukan MCCC merupakan harapam bagi persyarikatan muhammadiyah untuk memutus mata rantai tersebut. Olehnya itu tugas MCCC sangatlah berat sebab mereka berhadapan langsung dengan masyarakat yang entah mungkin bisa saja bersentuhan langsung dengan warga yang positif covid-19.

"Kita harus bekerja sama, mulai dari tingkat wilayah, daerah, cabang dan ranting, baik itu amal usaha, ortom maupun majelis yang dibawa naungan persyarikatan muhammadiyah, misi ini adalah misi kemanusiaan, sinergitas, kebersamaan dan kekompakan merupakan benteng diri untuk melawan pandemi covid-19," ujar Kiai Wahyun Mawardi.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments