MBS Mart Diresmikan, Aset Muhammadiyah Bertambah


Foto : Ketua PDM Mamuju, H. Hasbullah Quraisy, Ketua PDA Mamuju, Hj. Halimah, Sekretaris PDA Mamuju, Hj. Yati Heryati, Direktur MBS At-tanwir Mamuju, Kiai Wahyun Mawardi, Ketua Kopontren At-tanwir Mamuju, Abd. Saidin, Saat Menghadiri Acara Peresmian, Rabu 22 April 2020.

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- MBS Mart unit usaha dari Koperasi Pondok Pesantren Modern (Kopontren) At-tanwir Mamuju telah diresmikan, Rabu, (22/04/2020).

Acara peresmian yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mamuju, H. Hasbullah Quraisy, SE.,M.Si, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Mamuju, Hj. Halimah, S.Pd.,M.Pd, Sekretaris Pimpinan Daerah (PDA) Mamuju, Hj. Yati Heryati, Direktur Muhammdiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, Kiai Wahyun Mawardi, S.Ag.,M.Pd dan guru-guru MBS.

Ketua Kopontren At-tanwir Mamuju, Abd. Saidin mengatakan keberadaan jenis usaha koperasi ini (MBS mart) karena ditopang oleh semangat dari para pengurus dan anggota yang luar biasa saling bekerja sama. Terlebih semangat dan dukungan Mudir MBS untuk terus berpacu memajukan Pesantren agar memiliki jenis usaha didalamnya.

"kami berharap dengan hadirnya MBS Mart ini bisa lebih memajukan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, juga dapat menumbuhkan perekonomian sekolah," tutur Abd. Saidin.

Kami mengucapkan terimakasih kepada Ketua PDM Mamuju, yang siap memberikan bantuan modal awal bagi Koponteren, Semoga menjadi amal jariah dihari kemudian, imbuhnya.

Sementara Direktur MBS At-tanwir Mamuju, Kiai Wahyun Mawardi, S.Ag.,M.Pd, menjelaskan awalnya MBS Mart ini ketika baru direncanakan pembangunannya akan difungsikan sebagai kantin sekolah yang representatif dan bersih. Kemudian dalam perjalanannya dari beberapa masukan dan juga melihat beberapa pondok pesantren Muhammadiyah banyak yang mengeluhkan tidak berjalanya proses pembelajaran, sehingga santri tidak menjalankan kewajibannya untuk membayar uang infak santri (UIS),

"Tentu ini menjadi problem ditengah mewabahnya covid-19 bagi dunia pendidikan, dari persoalan tersebut kita harus mencari jalan keluarnya, kemudian harus berinovasi dengan memanfaatkan momen maklumat sosial distancing yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam hal ini dinas kesehatan, hadirnya MBS mart merupakan angin segar bagi keberlangsungan pondok pesantren MBS at-tanwir," kata Kiai Wahyun Mawardi.

Kemudian faktor yang menguatkan adanya MBS mart ini juga adalah peran dari angkatan muda Muhammadiyah (AMM) yang siap membantu pengantaran bagi customer (pelanggan) yakni ibu-ibu Aisyiyah agar tidak lagi repot-repot belanja ke pasar, tinggal dipesan dari rumah maka barang siap di antarkan.

"Konsepnya nanti ini dalam bentuk koprasi, yang anggotanya untuk sementara guru-guru. Insyaallah bagi ibu-ibu Aisyiyah yang belanja di MBS mart selain memudahkan proses belanjanya, juga membantu kesejahteraan bagi guru-guru dan angkatan muda muhammadiyah. Inilah konsep simbiosis mutualisme,"ujar Kiai Wahyun Mawardi.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mamuju, H. Hasbullah Quraisy, SE.,M.Si, dalam sambutannya sekaligus meresmikan MBS Mart mengucapkan syukur dengan berdirinya MBS mart yang dikelola dalam bentuk koperasi ini. Semoga menjadi cikal-bakal akan lahirnya koperasi-koperasi baru yang ada di kubuh persyarikatan Muhammadiyah.

"Ada dan tidaknya MBS mart ini tentu kita tetap belanja, maka dari itu mari kita bekerja sama, untuk saling mendukung, apalagi sistem delivery (pengiriman) yang digunakan ini sangat memudahkan bagi warga persyarikatan Muhammadiyah," terang H. Hasbullah.

Insyaallah kami dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mamuju, akan memberikan bantuan untuk modal awal, saya berharap pengurus dari Kopontren At-tanwir Mamuju, untuk menghitung berapa kira-kira modal awal yang dibutuhkan, tambahnya.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments