Kiai Wahyun Mawardi : Bisa Jadi Apa Yang Tidak Disuka, Allah Menjadikan Baik Bagimu.

Foto : Direktur Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, Kiai Wahyun Mawardi, S.Ag.,M.Pd, Saat Membawakan Pengajian Rutin Bulanan, Di Halaman Sekolah, Rabu 01 April 2020.

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Sesuai komitmen yang telah disepakati Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju Laksanakan Pengajian dan penggajian seklaigus rapat rutin bulanan bagi Pengelola, pendidik dan tenaga kependidikan, tiap anggal satu awal bulan, di halaman sekolah, Rabu (01/04/2020)

Rapat ini dilakukan berdasarkan ijtihad ditengah mewabahnya corona virus (covid-19) demi menunjang keefektifan proses pembelajaran daring (jarak jauh) untuk merespon berbagai hal yang kemungkinan dihadapai selama masa genting terkait mewabahnya penyebaran penyakit menular ini.

"Tentu kita harus antisipasi berbagai hal yang mungkin akan terjadi kedepan, sebenarnya kita menginginkan rapat dan pengajian ini dilaksanakan melalui tekonfrence video yang memang sudah sering kita lakukan, tetapi ada sesuatu hal yang mendesak untuk mempertemukan konsep dan berbagi kreatifitas, inovasi masukan dari guru dan staf terkait keefektifan proses pembelajaran daring (jarak jauh) dirumah,"tutur Kiai Wahyun Mawardi, S.Ag.,M.Pd, selaku Direktur MBS At-tanwir Mamuju.

Foto : Suasana Rapat Evaluasi MBS At-tanwir Mamuju

Dalam Rapat evaluasi dan Pengajian ini ditekankan kepada kepala-kepala sekolah, guru dan staf untuk mematuhi aturan, seperti sebelum bergabung untuk segera mencuci tangan dengan sabun yang sudah disiapkan, juga agar menjaga jarak, dengan susunan kursi yang jarang minimal satu sampai dua meter, imbuhnya.

Materi pengajian yang dibawakam oleh Kiai Wahyun Mawardi mengangkat satu ayat (19) dalam surah Annisa yang artinya, "pergaulillah istri-istrimu dengan baik, jika suatu saat ada yang tidak engkau suka, Allah akan menjadikan bagimu sesuatu yang baik.

"Ayat ini memang kaitannya adalah hubungan rumah tangga, tetapi ayat ini bisa juga dikaitkan dengan mewabahnya corona virus (covid-19), mungkin kita tidak menyukai corona virus, tetapi pasti ada hikmah dibalik pandemi ini, insya Allah jika kita bisa bersabar dalam menghadapi situasi yang kita tidak suka ini, Allah menyiapkan segala hal-hal yang mungkin baik dalam hidup," terangnya.

Hanya terkadang pemberitaan yang disajikan dimedia terlalu melebih-lebihkan bahkan tak jarang yang menakut-nakuti, jika melihat persentase tingkat kematian dari tujuh virus mematikan di dunia, covid-19 merupakan terendah angka kematinnya, hanya berkisaran dua sampai tiga persen, tetapi harus waspada dan selalu berhati-hati sebab yang membuat mengerikan dari virus ini adalah penyebaran dan penularannya, jika dalam waktu yang bersamaan maka rumah-rumah sakit dan tenaga medis tentu akan kewalahan, sehingga kondisi terpuruk akan dialami bangsa ini, olehnya itu tetap ikuti instruksi dan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, kecuali memang ada hal yang mendesak, akunya.

"Kami berharap pandemi covid-19 ini segera berakhir, sehingga kondisi bangsa dan daerah kembali kondusif dan stabil seperti sediakala," tutup Kiai Wahyun Mawardi.




Editor : Admin Sulbarmu.com






Post a Comment

0 Comments