Majelis Tabligh PDM Mamuju Gelar Praktik Pengurusan Jenazah

Foto : Ketua Majelis PDM Mamuju, Basir Badul, Narasumber, Furqan Mawardi, Laksanakan Praktik Pengurusan Jenazah, Masjid Darul Ulum, STIE Muhmamadiyah Mamuju, Minggu 09 Februari 2020.


SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju melaksanakan kegiatan Praktek Penyelenggaran pengurusan jenazah yang sesuai dengan Tuntunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah, di Ruang Kelas Kampus STIE Muhammadiyah Mamuju, (09/02/2020).

Kegiatan yang merupakan Program Majelis Tabligh yang ditetapkan dan sudah mendapat persetujuan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mamuju, diikuti sebanyak 40 orang terdiri dari utusan pimpinan cabang muhammadiyah (PCM), pengurus ranting muhammadiyah (PRM), pengurus masjid binaan muhammadiyah dan ortom muhammadiyah.

Ketua Majelis Tabligh PDM Mamuju, Basir Badul dalam sambutanya mengatakan salah satu tujuan urgen dilaksanakannya kegiatan ini adalah memberi pemahaman kepada warga Muhammadiyah Kafiat Penyelenggaraan jenazah sesuai tuntunan Rasululllah SAW. Terkhusus kepada Pengurus Cabang agar nanti bisa membentuk tim ditingkatan cabang.

"Kegiatan ini untuk menyatukan pemahaman bagi warga muhammdiyah dalam penyelenggaran jenazah yang sesuai tuntunan (HPT)," ucap Basir

Sementara Sekretaris Umum (PDM) Mamuju, Saharuddin menyampaikan PDM Mamuju akan terus menggerakan dakwah Muhammadiyah dibidang Tabligh dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.

"Kita bersyukur Majelis Tabligh bisa melaksanakan kegiatan ini dengan melibatkan semua tingkatan cabang dan ranting, Kedepan kita akan lebih massif untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan," tuturnya.

Furqan Mawardi, selaku narasumber dalam kegiatan itu mengatakan, praktek pengurusan Jenazah untuk kali ini akan di fokuskan pada pembekalan materi, tata cara memandikan jenazah, mengkafani, mensholatkan serta bacaan doa-doa.

"Kita berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini kader dan warga Muhammadiyah bisa menjadi bekal untuk terjun langsung di lapangan, sebab sebagaimana kita pahami kematian setiap waktu berada di sekeliling kita. Sehingga tidak menutup kemungkinan ada saudara kita, keluarga kita yang lebih awal menghadap kepada sang pencipta," terangnya.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments