Narasi Wapres PAUD Terpapar Radikalisme : Noordjannah Djohantini, Tamparan Bagi Aisyiyah

Foto : Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Dra. Hj. Noordjannah Djohantini, Saat Menyampaikan Sambutannya Pada Acara Musypimwil II 'Aisyiyah Sulawesi Barat, Masjid Fastabikhul Khairat, Mamuju, Kamis 09 Januari 2020.
SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djhontini, menyebut bahwa pernyataan wakil Presiden,Maruf Amin beberapa waktu lalu tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terpapar radikalisme itu merupakan statmen yang sangat merugikan dan menampar Aisyiyah juga bagi persyarikatan Muhammadiyah.

Hal itu diucapkan ketika memberi sambutan dan amanah dalam Pembukaan Musypimwil II Aisyiyah Sulawesi Barat, di Masjid Fastabikhul Khairat, pusat dakwah Islam Muhammadiyah (Pusdim), Kamis (09/01/2020).

"Kita mempunyai taman kanak-kanak lebih dari 20 ribu dengan sejenisnya, kalau ada pernyataan seperti itu, apalagi seorang wakil presiden, seorang pejabat negara, tentu guru-guru kami sedih dan nangis, dan sekarang sudah terasa dampaknya sudah mulai diawasi sedemikian rupa," tuturnya.

Menurut Noodjannah keputusan tanwir salah satunya yang penting adalah pengembangan visi dan misi taman kanak-kanak Aisyiyah, oleh karna itu saat wakil presiden mengeluarkan pernyataan bahwa PAUD terpapar radikalisme, yang pertama kali angkat bicara adalah Ketua Aisyiyah.

"Saya sedih tidak ada yang menyambut pernyataan itu, bahkan kemarin pleno Muhammadiyah, disebutkan kenapa Pimpinan Pusat Aisyiyah menolak pernyataan dari seorang pimpinan negara, yang seharusnya bijaksana dalam mengeluarkan argumen, loh kok itu tidak ada yang menyaut, ada apa ini," ujarnya.

Noodjannah, menambahkan Aisyiyah dalam setiap gerakannya esensi dari paham islam itu yang berkemajuan, islam yang dalam pandangan Muhammadiyah adalah tengahan (wasatiyah), Oleh karena itu muhammadiyah adalah organisasi besar, bukan saja diperintahkan untuk beramar makruf, tetapi juga bernahi mungkkar.





Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments