PW Muhammadiyah - Gubernur ABM Bahas Percepatan Peralihan STIEM Mamuju

Foto : Gubernur Sulawesi Barat bersama Pimpinan Wilayah  Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat, Kamis 24 Oktober 2019.

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat melaksanakan kunjungan kerja ke kantor gubernur Sulawesi Barat, Kamis (24/10/2019).

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kyai Wahyun Mawardi, Selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, yang dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulbar, Silmi Abu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) STIE Muhammadiyah Mamuju, Salihi Saleh dan Wakil Ketua Empat STIE Muhammadiyah Mamuju, Furqon Mawardi, yang disambut hangat oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar diruang kerjanya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulbar, Kyai Wahyun Mawardi mengatakan, kunjungan kerja ini sebenarnya sudah yang kedua kalinya dilaksanakan bersama bapak Gubernur, sehingga ini hanya merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, namun perlu diketahui pada pertemuan kali ini, berupa penguatan secara administrasi dukungan Gubernur terhadap semua program-program Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulbar.

Foto : Penandatanganan Surat Pernyataan Dukungan Perubahan Bentuk STIE Muhammadiyah Mamuju menjadi Universitas dan Pendirian ITB Muhammadiyah Polman, Oleh Gubernur Sulbar.

Adapun yang menjadi poin dalam pertemuan tersebut adalah, penandatanganan pernyataan dukungan secara moril Gubernur Sulbar, terhadap perubahan bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Mamuju, menjadi Universitas Muhammadiyah Mamuju, penandatangaan surat pernyataan dukungan gubernur atas Pendirian Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Polewali Mandar dan menindaklanjuti bantuan Gubernur atas pembangunan kantor PWM Sulbar.

Sementara Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, mengatakan perubahan bentuk STIE Muhamamdiyah Mamuju menjadi Universitas dan pendirian perguruan Tinggi ITBM Polman merupakan prestasi bagi Muhammadiyah Sulbar juga memberi dampak baik bagi pemerintah provinsi.
Terkhusus perubahan bentuk dari STIE Muhammadiyah menjadi universitas tentu yang menjadi indikator mesti diperhatikan adalah Sumber Daya Manusianya, kelayakan Program Studi dan institusinya itu sendiri, sehingga perlu dipersiapkan secara matang.

"Kami dari pemerintah provinsi Sulbar memberikan ruang untuk bermitra dan bekerja sama dalam segi apa pun itu," ujar Ali Baal Masdar.

Kemudian untuk tindak lanjut dari pembangunan Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulbar kami akan bantu pembangunannya secara bertahap, tambahnya.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments