Komisariat IMM Desak Pimpinan Kampus Berlakukan Regulasi Keorgnisasian di PTM

Foto : Pemasangan Bendera Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di Dalam Halaman Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammdiyah Mamuju, Selasa 17 September 2019.


SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Pemasangan Bendera Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di dalam halaman Kampus Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Mamuju mendapat kecaman keras dari Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Mamuju. 

Immawan Alan Selaku Ketua Komisariat Manajemen IMM STIE Muhammadiya Mamuju mengatakan ada pembiaran dari pihak pengelola kampus sehingga organisasi eksternal kampus bisa bebas masuk dan keluar memasang atribut seenaknya yang sudah jelas-jelas ada regulasi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang aturan PTM pada Bab sepuluh Mahasiswa, Organisasi Kemahasiswaan dan Alumni, dalam pasal 28 ayat dua berbunyi,  yang berhak ada dikampus itu adalah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

"Inikan masalah sudah dari tahun ketahun, mereka juga pasti paham aturan PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah), cuman dari tahun lalu belum ada penegasan aturan dari pihak kampus, loh kok terulang lagi," Ucap Immawan Alan saat dikonfirmasih melalui via Whatsapp, selasa (17/09/2029).

Mestinya ada tindakan tegas dari Pimpinan Kampus untuk memberlakukan aturan itu di Kampus STIE Muhammadiyah Mamuju, namun justru tidak ada respon sama sekali, bahkan beraninya logo kampus disandingkan untuk digunakan sebagai bahan sosialisasi perekrutan kader yang berlatarbelakan Nahdatul Ulama (NU), tambahnya.

Lebih lanjut Alan menjelaskan bukan berarti ada rasa benci, tidak senang dan takut bersaing dengan OKP yang lain, namun pemasangan bendera organisasi ekstera didalam kampus Muhammadiyah itu melanggar aturan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, mungkin jika diluar kampus itu sah-sah saja, tetapi ini didalam kampus dan memang ada niat untuk berbuat ulah, seharusnya pimpinan kampus tau itu.

"Saya berharap jangan sampai terjadi keributan baru pimpinan kampus melirik masalah ini, dan kami meminta agar pengelola Kampus segera berlakukan aturan PTM tentang Organisasi Kemahasiswaan, jika tidak maka jangan salahkan kami akan menempuh cara lain untuk menyelesaikan persoalan tersebut," Tegas Immawan Alan.




Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments