Majelis Dikdasmen PDM Mamuju Gelar Rapat Kerja

Foto : Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, H. Muhammad Nur Parantean, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Mamuju, H. Mukhtar Mudo, Sekretaris Majelis Dikdasmen, Abd Rahman, saat menghadiri pembukaan rapat kerja Majelis Dikdasmen, di Rangga Beach Mamuju, Minggu 15 September 2019. 

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju, menggelar Rapat Kerja tahun ajaran 2019-2020, di Rangas Beach Mamuju, Minggu (15/09/2019).

Kegiatan yang mengangkat tema Optimalisasi Gerakan Pendidikan yang Mencerahkan dan Berkemajuan, dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Mamuju, Ketua Komite Sekolah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, diikuti oleh peserta dari guru-guru staf dan Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMK Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju.

Ketua Komite Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-tanwir Mamuju, Ir. H. Salihi Saleh, mengatakan Sekolah ini akan selalu dilakukan pembenahan untuk memenuhi kebutuhan ruangan sekolah, sebab tiap tahun jumlah santri yang ada disekolah ini terus bertambah. Sekarang pertanyannya dimana ruanganya, kalau dulu ruang ada santrinya mana, tapi sekarang santrinya yang ada namun ruangannya mana.

"Alhamdulillah selalu saja ada pertolongan dan jalan yang dibukakan oleh Allah SWT, jika kita ingin berbuat dan berjuang demi kemajuan pendidikan kita. Sementara ini kita benahi lantai dasar dan menuntaskan lantai duanya untuk melengkapi sarana sekolah," Tuturnya.

Kemudian karena ada proposalnya pak Kiyai Wahyun Mawardi, masuk ke Bupati, insyaAllah MBS ini akan dibantu pembangunan gedung yang lokasinya tepat dibelakang masih kosong, konek dengan bangunan yang ada didepan. Setelah itu maka akan dibangun kompleks Mes untuk santri dan Pembina setelah pembebasan lahan itu dilaksankan disamping masjid sekolah.

"Jadi modelnya nanti ini bentuk U, kita akan kasi konek antara tempat parkiran, kantor, masjid, leb, perpustakaan, dan kantin sekolah," Aku Salihi Saleh yang juga menjabat selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mamuju.

Foto : Peserta Rapat Kerja Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju

Ketua Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju, H. Mukhtar Mudo, mengatakan dalam rapat kerja ini tentu harus memperhatikan apa-apa yang menjadi kebijakan Pimpinan Pusat Dikdasmen pada Rapat Kerja Nasional (Rakornas) kemarin, sehingga ini yang mesti dijalankan dan menjadi arah setiap usulan dan gagasan dalam rapat kerja ini.

Ada beberapa yang dihasilkan pada rakornas kemarin, Pertama adalah Penguatan kelembagaan dan transformasi pendidikan, artinya apa. Pendidikan ini sudah harus berubah, baik dari segi kurikulumnya, kelembagaannya maupun dari segi sarana dan prasarananya dan harus direncanakan. Kemudian dari segi tenaga pendidik mesti digenjot dan selalu diarahkan untuk mengikuti pelatihan agar dari segi kualitas bisa lebih meningkat.

"Saya dengar tadi berkaitan sarana dan prasarana Alhamdulillah H. Salihi sudah panjang lebar membeberkan rencana yang akan dilaksankan demi pembangunan sekolah, terus rakoras kemarin itu juga lahir usulan untuk memperingati hari guru Muhammadiyah. Selama ini kan belum pernah kita laksanakan, saya dengar antara tanggal 17 Juni dan 20 Desember yang akan ditetapkan menjadi hari guru muhammadiyah," Ucap H. Mukhtar saat menyampaikan sambutannya.

Dari hasil rapat kerja ini, nantinya akan dibawa dan diuslukan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju, pada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Muhammadiyah Mamuju, tambahnya. 

Sementara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat,
H. Ir. Muhammad Nur Parantean dalam amanahnya sekaligus membuka acara rapat kerja mengatakan perlu kerja keras dalam mengembangkan sekolah ini, kalau beberapa tahun lalu, sekolah ini satu ruangan diisi dua kelas, tetapi sekarang ini sudah melampaui target perkelasnya, ini merupakan prestasi yang mesti disyukuri.

"Jadi mudah-mudahan tahun-tahun yang akan datang, kepercayaan orang tua murid utamanya keluarga muhammadiyah bisa diyakinkan supaya mau menyekolahkan anaknya di sekolah kita," Ujarnya.

Kemudian Melalui rapat kerja inilah usulkan dan rumuskan program-program nantinya akan mengarah pada peningkatan mutu kualitas pendidikan bagi santri, sehingga anak-anak yang sekolah MBS tidak dipandang sebelah mata oleh orang lain, suatu kebanggan bahwa dari segi pendidikan Agama santri MBS sudah mampu meraih juara dari beberapa lomba yang diadakan Kementrian Agama baik tingkat Kabupaten maupun Wilayah baru-baru ini, dan ada sampai lanjut ketingkat Nasional pada cabang lomba Hifsil quran atau tahfidz quran.



Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments