Demokrasi Dikhiyanati, IMM Sulbar Ajak Kampus dan Mahasiswa Untuk Turun Aksi

Foto : Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Sulawesi Barat, Immawan Arman

SULBARMU.COM, MAMUJU.-- Kebijakan pemerintah terhadap revisi undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) menuai protes dan aksi unjuk rasa dibeberapa daerah yang dimotori oleh mahasiswa.

Menanggapi persoalan itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Barat, Immawan Arman, mengatakan sangat menyanyangkan terhadap kebijakan pemerintah atas revisi undang-undang KPK dan RUU yang beberapa pasal sudah disahkan oleh DPR RI, sehingga memberikan instruksi mengajak kepada seluruh kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan juga mahasiswa se Sulawesi Barat untuk turun ke jalan meneriakkan penolakan atas pengesahan RUU yang mencederai reformasi dan demokrasi di Negeri ini.

"kami dari DPD IMM Sulbar siap memobolisasi massa untuk ikut serta dalam gerakan penolakan revisi RUU dan undang-undang KPK, ikut bergabung berjuang bersama kawan-kawan dijalan, pada 26 September mendatang" Tutur Immawan Arman, saat ditemui di Masjid Fastabikhul Khairat, Selasa (24/09/2019).

Adapun poin tuntutan aksi yang menjadi acuan dalam aksi yaitu, menuntut presiden untuk segera mengeluarkan pembatalan UU KPK, membatalkan RUU bermasalah yang memicu kotroversi, juga beberapa isu-isu yang terkait, UU KPK, RKUHP, RUU Permsyarakatan, RUU Pertahanan, RUU MD3, RUU PKS dan RUU Tenaga Kerja.

"Saya berharap semua kampus yang ada di Sulbar memberikan respon cepat untuk menanggapi persoalan bangsa saat ini, terkhusus di Mamuju yang menjadi ibu kota provinsi untuk ikut andil dalam jalannya demokrasi yang sehat," Ucap Immawan Arman.

Terutama ketua dan rektor agar bisa diajak bekerjasama dalam memberikan dukungan secara moril dengan mengeluarkan surat edaran untuk ikut aksi bagi mahasiswanya, terkhusus kampus STIE Muhammdiyah Mamuju sebagai amal usaha muhammadiyah tentunya harus menjadi garda terdepan dalam merespon kebijakan pemerintah yang sudah nyata mencederai demokrasi di Indonesia, tambahnya.




Editor. : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments