Refleksi Milad Ke 58, PD IPM Majene Gelar Pelantikan Cabang dan Ranting

Foto : Prosesi Pelantikan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Cabang dan Ranting Se Kabupaten Majene, Sabtu 28 Juli 2019

SULBARMU.COM, MAJENE -- Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Majene, gelar Refleksi Peringatan Milad IPM ke 58 tahun sekaligus dirangkaikan pelantikan Pimpinan Cabang dan Ranting se Kabupaten Majene, bertempat di SMP Negeri 5 Majene, Sabtu (28/07/2019).

Ada pun cabang dan ranting yang dilantik diantaranya, Pimpinan cabang IPM Banggae Timur dan Tameroddo, juga ranting IPM Sekolah Menengah Atas (SMP) 5 Majene, serta MTS MUhammadiyah Pelattoang Majene.

Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Barat, Agung Hidayat, menyampaikan sebagai pelajar Muhammadiyah Majene harus merespon dan turun andil dalam persoalan pendidikan dan kerusakan lingkungan yang terjadi di Majene. 

Pelajar Muhammadiyah Majene kedepan tidak lagi hanya bergerak dalam lingkupnya saja tetapi harus keluar memberikan manfaat yang dimiliki kepada pelajar lainnya serta memberikan kontribusi nyata dalam merespon dan turun tangan mengatasi dan mengadvokasi kerusakan lingkungan seperti sampah  pada pesisir pantai Majene.

"Selain peringatan milad ke 58 IPM dan melantik Pimpinan Cabang dan Ranting, ada pula beberapa acara lain, yaitu kamah kader, nonton bareng film Sang Pencerah, workshop literasi dan jalan santai," akunya.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majene, Muslim AT, mengatakan melalui milad ke 58 IPM Majene harus menyusun strategi percepatan pergerakan perkaderan, sebab IPM merupakan pilot project penggerak Muhammadiyah dimasa yang akan datang.

"Kami selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majene, akan tetap mendorong bagaimana agar perkaderan selalu bisa berjalan maksimal," tutur Muslim AT.

Sementara Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majene, Ustadz Thamrin, mengatakan kehidupan tidak akan berjalan sempurnah jika tidak ada keseimbangan didalamnya. Keseimbangan maksudnya ialah ilmu agama dan ilmu dunia harus kita miliki agar kehidupan menjadi seimbang.

"Bagi saya IPM adalah penyelamat dalam hidup saya, karena lewat IPM saya belajar ilmu agama dan itulah yang membuat saya senang dengan IPM,"Katanya.

Untuk kader IPM Majene harus tetap semangat, karena yang membedakan IPM dengan organisasi lain adalah ilmu agamanya, tambahnya.



Editor      : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments