Milad Aisyiyah Ke-105, Mengusung Dakwah Mencerahkan Melintasi Batas

Foto : Ketua Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat Bersama Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Barat dan Ortom, Saat Menghadiri Acara Milad Aisyiyah Ke-105, di Jalan Soekarno Hatta, Masjid Fastabiqul Khairat, Minggu 21 Juli 2019.

SULBARMU.COM, MAMUJU -- Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Barat gelar peringatan Milad Ke-105 Aisyiyah dengan tema “Aktualisasi Risalah Pencerahan untuk Dakwah Melintas Batas”, bertempat di Jalan Soekarno Hatta, Pusat Dakwah Islamits Muhammadiyah (Pusdim) Masjid Fastabiqul Khairat, Minggu (21/07/2019).

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Barat, Bunda Zuhroh Dzulkaidah, mengatakan sejak kelahirannya pada 27 Rajab 1335 Hijriah bertepatan 19 Mei 1917 Masehi yang kini telah memasuki usia 105 tahun, Aisyiyah terus memberdayakan dan memajukan perempuan Indonesia.

Menurutnya dinamika dakwah Aisyiyah dengan berbagai macam bentuk kegiatan dan amal usaha yang dikembangkannya selama 105 tahun, telah melintas batas yang dilandasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan.

“Sebagai sayap perempuan Muhammadiyah, kehadiran Aisyiyah merupakan salah satu kekuatan terbesar umat Islam Indonesia,  tentu memiliki tanggung jawab besar dalam mengemban dakwah keummatan, kebangsaan, dan kemanusiaan dalam semua aspek kehidupan," jelasnya.

Sementara, Ketua Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat, Kiyai Wahyun Mawardi, M.Pd, mengatakan Aisyiyah yang di usianya lebih dari satu abad tetap berkiprah untuk umat dan bangsa merupakan prestasi tersendiri bila dibandingkan dengan organisasi perempuan lainnya. 

Sejak Nyai Walidah Dahlan sebagai pendiri Aisyiyah dan generasi awalnya sampai saat ini para penggerak Aisyiyah mulai pusat sampai ranting dikenal tulus hati dalam berkiprah di Perserikatan. 

"Ketika ditanya mengapa Aisyiyah mampu bertahan hingga usia 105 tahun, maka jawabannya adalah karena semangat keikhlasan para penggerak dan pengurusnya," ujar Kiyai Wahyun Mawardi.

Semangat keikhlasan inilah yang menjadi rahasia Aisyiyah tetap eksis. Dan dengan tema milad kali ini Aisyiyah semakin ditantang untuk membuktikan dakwah pencerahan yang meminta batas artinya Aisyiyah harus mampu menembus sekat  batas yang berupa tembok  untuk menyebarkan kebaikan melalui program  kegiatan Aisyiyah, tambahnya.

"Selamat bermilad ke 105 semoga Aisyiyah bertambah subur menjadi gerakan yang besar dan utama yang mencerahkan," Ucapnya.



Reporter : Immawan Ilham

Editor      : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments