Daurah Tahfidzul Qur'an telah resmi di Tutup, Ini Kata Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju

Foto : Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju, H. Marzuki saat menyerahkan Ijazah Kelulusan Bagi Peserta Daurah Tahfidzul Qur'an, Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-Tanwir Mamuju, Sabtu 13 Juli 2019.


SULBARMU.COM, MAMUJU -- Kegiatan Daurah Tahfidzul Qur'an program liburan angkatan kedua Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-Tanwir Mamuju, yang berlangsung sejak tanggal 07 hingga 13 Juli 2019, telah resmi ditutup, Sabtu (13/07/2019).

"Alhamdulillah sekarang ini di Mamuju, sudah ada tempat penghafal Al-Qur'an, jadi tidak harus lagi pergi jauh-jauh menyekolahkan anak-anak kita di luar Sulawesi, misalnya ke Jawa dan daerah lainnya," ucap H. Marzuki, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mamuju, saat menyampaikan sambutannya.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah sangat mendorong dan mendukung program hafalan yang diselenggarakan oleh MBS At-Tanwir Mamuju, sebab kegiatan ini sangat mulia dan disukai oleh Allah SWT. Penghafal Al-Qur'an ini nantinya akan mempersembahkan mahkota untuk orang tuanya di hari pembalasan kelak.

"Muhammadiyah itu terkenal dengan amal usahanya, salah satunya dibidang pendidikan kita kemas pada hari ini dengan program menghafal, kalau tidak seperti ini tentu agama Islam akan semakin pudar dari prakteknya," tutur H. Marzuki.

kemudian semua gerakan yang dilakukan di Muhammadiyah gerakan sunnah, seperti gerakan sosial yakni panti asuhan, gerakan pendidikan yakin mendirikan sekolah dan perguruan tinggi, serta masih banyak lain, tambahnya.

Sementara Kordinator Muhafidz, ustadz Ismail mengatakan peserta daurah yang lulus tes sejumlah 12 orang, enam santriwan dan lima santriwati, namun satu gugur dan sampai hari ini sisa 11 orang.

"Dari 11 peserta dua dari santriwan dan satu santriwati sampai target satu jus. Ini bukti bahwa apa yang dijanjikan oleh Allah dalam surah Al-Qamar ayat 32 yang artinya, dan sungguh benar-benar telah kami mudahkan Al-Qur'an itu untuk diingat dan dihafal, maka apakah ada yang mau untuk menghafalnya dan mempelajarinya," terangnya.

Menurut Ustadz Ismail, Untuk yang belum mencapai target ada kemuliaan tersendiri dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda yang artinya, seorang wali santri atau santri yang diniatkan untuk menghafal Al-Qur'an, pahalanya sudah di catat oleh Allah meskipun tidak mencapai target. Jadi jangan pesimis dan tidak boleh putus asa.

Ketua Panitia Daurah Tahfidzul Qur'an Ustazd Abd Saidin, mengatakan Kedepan MBS At- Tanwir Mamuju akan menjadikan daurah Tahfidzul Qur'an ini program rutin, ada program liburan, program akhir pekan dan program daurah ramadhan.

"Untuk itu mari kita dukung kegiatan-kegiatan dan program  di MBS ini, agar setiap saat selalu ada peningkatan di pondok pesantren ini," tuturnya.

Sekedar menyampaikan informasi tahun ini MBS At-Tanwir Mamuju telah menerima santri putra dan putri, yang tahun kemarin hanya menerima santri putra saja, kata ustazd Saidin.



Reporter : Immawan Ilham

Editor      : Admin Sulbarmu.com

Post a Comment

0 Comments