Usai Libur Panjang, SMP Muhammadiyah Mamuju Kembali Membuka Pendaftaran Santri Baru Gelombang Ke-dua.

MAMUJU, SULBAR.COM -- Usai Libur Panjang lebih dari sebulan, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pondok Pesantren At-Tanwir Mamuju, kembali Membuka Pendaftaran Gelombang Ke dua penerimaan Santri baru tahun ajaran 2019/2020 pada tanggal 10 Juni 2019.  

"Untuk tahun ini kami menerima 30 santri baru. Santriwan 15 orang dan santriwati 15 orang, target ini merupakan hasil rapat pembina pondok pesantren bersama Mudir MBS At-Tanwir Mamuju dan Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mamuju," ucap Basir Badul, Kepala SMP Muhammadiyah Mamuju saat di konfirmasih melalui via Whatshapp, Mamuju, Sabtu (08/06/2019).

Dalam pembinaannya, Basir Badul, mengaku akan memfokuskan program Tahfidzul Qur'an,  Kajian Kitan dan Penguasaan Bahasa Arab serta Program Ekstrakurikler Wajib seperti Hisbul Wathan, Tapak Suci Putra Muhammadiyah,  Program Literasi dan Kelas Sains Matematika serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

"Kita bersama-sama Pembina Pondok akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan Kualitas Santri baik dari Aspek Keagamaan melalui penerapan Kurikulum Ismuba dan sistem Pembinaan Mondok.  Alhamdulillah Untuk Sarana Asrama bagi para santri kita sudah siapkan," ujarnya.

Selain itu, Menurut Basir Badul, Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pondok Pesantren Modern  At-Tanwir Mamuju juga membuka kegiatan Daurah Tahfidzul Qur'an, Program Liburan yg dikemas dalam Program Wekeneed dengan target 1 Juz Program 10 Hari,  dan Program hafal dua jus selama 20 Hari  di bulan Ramadhan yang sudah berjalan dengan memberikan hasil yang positif dan memuaskan bagi orang tua wali juga peserta yang ikut dalam program tahfidzul Qur'an.

"Program tersebut merupakan program yang dibuka untuk siswa yang ingin menghafal Al Qur'an di MBS melalui seleksi oleh Muhafidz.  Dengan spirit Al Qur'an  kita akan terus meningkatkan program2 di MBS dengan harapan agar generasi mampu menghafal Al Qur'an," tuturnya.

Basir menambahkan, tentu tidak hanya para santri yang di isi dan diberikan ilmu serta pengetahuan untuk meningkatkan kualitas santri dalam bidang keagamaan, namun dalam rangka peningkatan mutu para guru dalam melakukan  Pembinaa di MBS Pondok pesantren Modrn At-Tanwir Mamuju, Pimpinan MBS akan melaksanakan study banding di salah satu sekolah Muhammadiyah yang sudah maju berada di Kalimantan Timur yakni Kota Samarinda, juga Akan mengirim para tenaga pengajar untuk mengikuti program Daurah selama dua bulan di Jawa.

"Tidak hanya para santri yang di tekankan untuk belajar, tetapi tenaga pengajar juga harus dibekali demi keseimbangan dalam proses pembelajaran, untuk mencetak generasi yang unggul dan berprestasi dalam meningkatkan kualitas yang memiliki keistimewaan menghafal Al-Quran," Tutup Basir Badul.



Penulis  : Immawan Ilham

Post a Comment

0 Comments