Peserta Membeludak Mengikuti Program Dauroh Ramadhan Tahfidzul Quran.


Sulbarmu.Com -- Muhammadiayah Bording School (MBS) Pondok Pesantren Moderen At-Tanwir Mamuju menggelar Pembukaan Dauroh ramadhan Tahfidzul Quran, dengan mengangkat Tema, mencetak generasi quran untuk Mamuju berkemajuan, sabtu 11 mei 2019.

Acara pembukaan bertempat di aula Laboraterium MBS tersebut, dihadiri oleh segenap pimpinan wilayah Muhamamdiyah Sulbar, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Mamuju, Pimpinan Panti Manakarra, pimpinan koprasi surya manakarra, dikdasmen Mamuju, orang tua wali peserta dan semua ortom muhammadiyah.

Ketua panitia, Ustazd Abd. Saidin, SE, menyampaikan laporannya bahwa sudah ketiga kalinya menyelenggarakan dauroh, yang pertama di laksanakan yaitu dauroh tahfidzul quran selama sepuluh hari dengan target satu jus, kedua dauroh setiap akhir pekan selama sebulan dan untuk kali ini sudah yang ketiga yaitu dauroh Ramadhan tahfidzul quran selama dua puluh hari dari tanggal 11 sampai 30 mei 2019, dengan target dua jus.

"Kami membuka pendaftaran dengan peserta terbatas, hanya 30 peserta, namun pendaftar ada 34 santri, kami tidak mau mengecewakan para peserta akhirnya kami terima, sebab alhamdulillah ada dua tambahan muhafidz yang siap membantu jalannya program dauroh ini," ucap Ustazd Saidin.

Ia menambahkan ada dua program yang diturunkan, yakni fulday atau mondok selama dua pulah hari tampa pulang kerumah, juga ada program siang sampai malam, tergantung yang mana di pilih oleh peserta yang mau ikut dauroh ramadhan.

Ketua Dikdasmen kabupaten Mamuju, Mukhtar Mudo, M.Ap, mengatakan program ini merupakan program pengembangan dari pesantren moderen, insyaAllah tahun ini kita akan buka SMA dan nantinya bisa kita lanjutkan ke SMA untuk program mondok di asrama, salah satu poin yang baik ketika  mondok di asramah adalah bisa menghafal Al-quran. Tentunya ucapan terimakasih kepada orang tua peserta yang memberikan kepercayaan menitipkan anak-anaknya kepada kami untuk kita bina, tak lupa pula ucapan terimakasih pula kepada ustazd sebagai pembina baik itu muhafidz dari Jawa dan Sulawesi Selatan yang telah bersedia memberikan ilmunya kepada anak-anak kami di Mamuju.

Ketua Daerah Muhammadiyah Mamuju, H. Hasbullah Quraisy, SE.,M.Si, dalam Sambutan sekaligus membuka acara Dauroh ramadhan menyampaikan harapanya bahwa, bukan satu, dua atau pun tiga kali ini saja menyelenggarakan dauroh, tetapi harus berkesinambungan setiap ada kesempatan mari kita kembali melaksanakan kegiatan mulia ini, apa lagi antusias orang tua wali memyambut dauraoh ini sangat baik. Menurutnya, apa bila peserta mengikuti aturan atau kurikulum dari ustazdnya maka dua jus akan bisa di hafal, Alhamdulillah dari kurung waktu dua tahun pondok pesantren ini bisa berkembang dengan pesat, semua ini tidak terlepas dari dukungan dari semua pihak yaitu kita semua.

"Sebenarnya Yg berat itu adalah yang ikut program fulday sebab banyak orang tua yg sulit berpisah kepada anak-anaknya," pungkas Hasbullah Quraisy.


Penulis : Immawan Ilham

Post a Comment

0 Comments