People Power. Ketua IMM Mamuju Angkat Bicara.

Sulbarmu.Com -- "Pesta demokrasi telah usai 17 April 2019 lalu, bukan berarti masalah kenegaraan lima tahunan akan selesai, tetapi ada kemungkinan masalah baru yang beragam akan terjadi. People Power yang menjadi isu nasional terkait Pilpres, merupakan sebuah rongrongan bagi jalannya demokrasi di Indonesia, hal itu tentu bisa menjadi pemecah belah bagi persatuan dan kesatuan Bangsa di Negara Republik Indonesia," hal tersebut di ucapkan oleh Immawan Irwan, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Mamuju, Minggu (12/05/2019).  

Dalam menyikapai persoalan tersebut, menurut Irwan, sebagai Mahasiswa yang berkecimpung di lembaga intelektual harus bijak menyikapai setiap masalah yang terjadi di Negeri ini, tentunya peran mahasiswa sebagai agent of change tidak langsung menerima dan menelan mentah-mentah setiap isu-isu yang beredar tanpa dengan kajian yang matang. 

Mahasiswa juga mengemban amanah sebagai social control, harus menjadi pelopor penyampai keseluruh lapisan masyarakat, agar tidak terprovokasi dengan informasi yang justru akan menyebabkan konflik hanya karena perbedaan pilihan dan isu yang menimbulan rasa was-was bagi bangsa kita.

"Saya sampaikan kepada seluruh kader IMM, Mahasiswa dan terkhusus Masyarakat agar tidak terpancing dengan ucapan People Power, jangan sampai kita ikut-ikutan turun kejalan mengatasnamakan rakyat. Apapun hasilnya, sebaiknya kita tunggu saja hasil dari KPU," ujar Irwan. 

Irwan, mengaku IMM Mamuju sejak awal sudah ikut mengawal proses Pemilu, sebagian kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiya Mamuju kami arahkan ikut sebagai pengawas partisipasi dan menjadi relawan pemilu. IMM Mamuju akan tetap konsisten mengawal hingga seluruh rangkaian pemilu selesai. 

"Kami yakin masyarakat dan warga Sulbar terkhusus Mamuju terkenal dengan Malaqbi, jadi tidak mungkin ada yang terprovokasi dengan isu-isu people power, berikan kesempatan kepada penyelenggara melaksanakan tugasnya, tanpa ada gangguan intimidasi dari seluruh lapisan masyarakat," Tutur Irwan.  

Tentunya,lanjut Irwan, masyarakat harus menahan diri dan menggunakan cara bijak sesuai dengan kontitusional bangsa. 

"Apapun hasilnya kita berharap itulah yang terbaik, saya rasa KPU dan Bawaslu akan bekerja secara profesional, apalagi ini bulan ramadhan," pungkas Irwan.

Penulis : Immawan Irwan

Editor    : Immawan Ilham


Post a Comment

0 Comments