Islam dan Politik, warga Muhammadiyah harus masuk politik formal

Sulbarmu.com -- Tidak sempurnah keislaman seseorang jika dia tidak berpolitik, sebab kehidupan ini dikelilingi dengan politik,

Hal itu menjadi inti ceramah yang disampaikan oleh Ustazd Hajrul Malik, S.Ag, yang merupakan Mubaligh sekaligus kader politik Muhammadiyah, Mamuju Masjid Fastabiqul khairat pusat dakwah muhammadiyah, rabu malam 8 mei 2019.

Dalam ceramahnya, Ustazd Hajrul Malik menyampaikan, Muhamamdiyah ditinjau dari Amal usahanya terbesar di Indonesia, tinggal bagaiman warga dan kader muhammadiyah harus masuk ke politik formal, untuk membangun bangsa dan Negara.

"saya bersyukur sebagai kader, sebab masjid yang menjadi pusat dakwah muhammadiyah pembangunanya merupakan capaian yang luar biasa " tutur Ustazd Hajrul Malik, 

Di samping itu, Ustazd Hajrul Malik juga memberikan penjelasan mengenai beberapa isi ceramah Ramadhan di malam yang keempat, dengan mengutip surah Al-imran ayat ke 133. Allah SWT berfirman dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

"Target kita di bulan suci ramadhan ini adalah bagaimana kita memanfaatkan sebagai bulan ampunan dari Allah, mengapa kita harus diampuni, sebab tidak akan masuk surga seseorang, harus mendapatkan ampunan terlebih dahulu" ujar Ustazd Hajrul Malik,

Ia melanjutkan penjelasannya terkait hadits Rasulullah SAW. Merugilah orang yang mendengar namaku namun ia tidak bersholawat dan rugi seseorang yang berjumpa bulan suci ramadhan lalu ramadhan itu pergi dia tidak di ampuni. Juga menguti perkataan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, manusia itu akan di goda dengan dosa besar yakni berjudi, berzina, minum khamar, meninggalkan sholat dan ghibah, 

Selain dosa besar manusia akan di goda dengan dosa kecil yanki berbohong dan berdusta, Namun terkait berbohong dan berdusta, semua orang sulit menghindari perbuatan tersebut, apa lagi jika sudah masuk dalam politik ini kadang seseorang sering melakukaknya dan semua orang bisa melakukan.

"Alhamdulilah dengan hadirnya bulan suci ramadhan, ini merupakan sarana untuk penghapus dosa dan mengharapkan ampunan dari Allah SWT," Ucap Ustazd Hajrul Malik.


Oleh : Ilham jaya kusuma

Post a Comment

0 Comments